SUTJIPTO : “Pelaku Usaha Pemula, Sebaiknya Tidak Berutang Dulu Dengan Bank”

- Reporter

Jumat, 14 April 2023 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERKA, Banjarmasin – Kegiatan Roadshow Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 9 Kalimantan dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel mengumpulkan para Pelaku UKM di Kalsel dengan total 50 orang, Rabu (12/4/2023) sore, dengan kegiatan berupa sharing untuk memberikan tips mengenai Pengelolaan Keuangan di Hari Raya Idul Fitri. Karena selama ini, tegas Sutjipto, selaku Ketua V Bidang Koperasi dan UMKM di MES Kalsel, Masyarakat dapat duit enak dan keluarnya juga enak. Sehingga literasi dan edukasi dalam hal ini diharapkan ada perencanaan pengelolaan keuangan yang baik, terutama harus punya rencana uang itu digunakan untuk apa dan bisa membedakan antara keinginan dengan kebutuhan.

“Uang yang ada harus dipisah antara uang THR dan uang gaji.Itu terutama buat Karyawan. Sebelum lebaran, tentunya dapat THR yang digunakan untuk Lebaran. Pasca Lebaran, itu sebaiknya yang dipakai uang gaji. Karena kalau tidak, nanti akan terutang,” pesan Sutjipto memberikan tips.

Tips lainnya, kata Sutjipto, untuk Pelaku Usaha Pemula, sebaiknya tidak berutang dulu dengan Bank. Bukan berarti memusuhi Bank. Tidak, tegas Sutjipto. Karena beberapa informasi yang dia terima, Pelaku UKM yang gagal itu karena tidak bisa membayar secara rutin dan akhirnya terjadi kredit macet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beda dengan Pelaku UKM yang sudah punya penghasilan atau orangtuanya punya penghasilan. Sehingga dana itu tidak terpakai untuk yang lain. Kalaupun terpakai, masih bisa melakukan pembayaran bulanan,” tegas Sutjipto.

Sutjipto mengharapkan, lakukan klaster. Karena kendala selama ini UMKM dalam hal permodalan dan pemasaran. Mengenai permodalan, keperluannya tidak bisa diketahui dengan pasti. Diberikan uang jumlah tertentu, juga tidak punya rencana. Itulah sebagian persoalan yang dirasakan Pelaku UKM, walaupun tidak disebutkannya secara nyata dan jelas Pelaku UKM tersebut.

READ  Satpol PP Banjarmasin Amankan Pengemis Badut di Simpang Gatsu, Korlap: Sudah Berkali-kali Diingatkan

Untuk persoalan pemasaran, adanya permintaan besar, tidak bisa dipenuhi oleh Pelaku UKM, karena tidak sanggup. Sehingga diperlukan adanya klaster atau kelompok-kelompok.

“Seperti disarankan Pemerintah UMKM 9 orang bisa mendirikan Koperasi. Dari situ permodalan bisa dari anggota. Produksi sama-sama dan bisa dipasarkan sama-sama. Insyaallah dengan cara kolaborasi seperti itu, pemikiran satu orang dengan pemikiran 9 orang, saya yakin lebih sempurna, lebih mantap kalau 9 orang,” jelas Sutjipto. Terlebih lagi kata Sutjipto, UMKM sudah diback-up oleh Organisasi, Pemerintah, ada Otoritas Jasa Keuangan, dan Media yang juga memberikan informasi.

Sutjipto juga mengharapkan, dengan adanya edukasi yang diberikan itu, UMKM Banjarmasin juga akan semakin meningkat dan sudah diapresiasi oleh Jajaran Disbudporapor Banjarmasin, sehingga Pemuda di Banjarmasin diharapkan jadi Pelopor untuki Usaha di Kalsel umumnya dan Banjarmasin khususnya.

Euforia (perasaan nyaman atau perasaan gembira yang berlebihan) suka berbelanja bagi Urang Banjar yang melihat adanya diskon barang mewah yang dibeli, walaupun tidak perlu. Demikian juga toko baju yang memberikan diskon hingga 70 persen, langsung belanja, walaupun baju masih ada yang bagus.

“Sehingga dapat uang sebelum lebaran (seperti THR) dan pas Lebaran sudah habis. Setelah Lebaran, kehabisan uang. Sehingga harus ditata bagaimana cara pengaturannya. Agar Lebaran aman, pasca Lebaran juga aman,” pungkas Sutjipto. ns

berita terkait

Operasi Siang Hari, Satpol PP Banjarmasin Angkut Penjual Tisu dari Simpang Empat Flyover
Satpol PP Banjarmasin Amankan Pengemis Badut di Simpang Gatsu, Korlap: Sudah Berkali-kali Diingatkan
Setiap Hari Ada Gepeng! Korlap: Kami Tertibkan, Tapi Pembinaan Dinsos Harus Nyata!
1 Abad Muhammadiyah di Kalsel, Kapolda: Terus Jadi Teladan Indonesia Emas
Kandang Kambing di Badan Jalan: Babak Laporkan Penghalangan Proyek Ketahanan Pangan ke Ditreskrimsus
Aroma Penyimpangan Anggaran? KMPB Geruduk Polda Kalsel Tagih Investigasi Puluhan Miliar BLUD
Satpol PP Banjarmasin Kembali Amankan Penjual Kerupuk di Pal 6, Lokasi Ini Memang Tak Pernah Sepi Pelanggaran!
Operasi Malam Pol PP Banjarmasin! Anjal Terjaring Saat Menjajakan Barang di KM 6, Langsung Diamankan

berita terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:10 WITA

Operasi Siang Hari, Satpol PP Banjarmasin Angkut Penjual Tisu dari Simpang Empat Flyover

Jumat, 28 November 2025 - 18:24 WITA

Satpol PP Banjarmasin Amankan Pengemis Badut di Simpang Gatsu, Korlap: Sudah Berkali-kali Diingatkan

Kamis, 27 November 2025 - 16:03 WITA

Setiap Hari Ada Gepeng! Korlap: Kami Tertibkan, Tapi Pembinaan Dinsos Harus Nyata!

Senin, 24 November 2025 - 23:07 WITA

1 Abad Muhammadiyah di Kalsel, Kapolda: Terus Jadi Teladan Indonesia Emas

Kamis, 20 November 2025 - 21:26 WITA

Kandang Kambing di Badan Jalan: Babak Laporkan Penghalangan Proyek Ketahanan Pangan ke Ditreskrimsus

Kamis, 20 November 2025 - 15:32 WITA

Aroma Penyimpangan Anggaran? KMPB Geruduk Polda Kalsel Tagih Investigasi Puluhan Miliar BLUD

Rabu, 19 November 2025 - 13:50 WITA

Satpol PP Banjarmasin Kembali Amankan Penjual Kerupuk di Pal 6, Lokasi Ini Memang Tak Pernah Sepi Pelanggaran!

Selasa, 18 November 2025 - 20:09 WITA

Operasi Malam Pol PP Banjarmasin! Anjal Terjaring Saat Menjajakan Barang di KM 6, Langsung Diamankan

berita terbaru

Kalimantan Selatan

DPRD Tala Sepakati APBD 2026: Kolaborasi Legislatif–Eksekutif Makin Solid

Senin, 24 Nov 2025 - 20:38 WITA