KUR 2023 Di Kalsel Dialokasikan Kuotanya Sekitar 6,5 Triliyun Rupiah

- Reporter

Selasa, 23 Mei 2023 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin – Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalsel dalam penyalurannya merupakan upaya yang terus menerus yang sudah dilakukan dan akan terus dilakukan oleh Pemerintah, yang ditegaskan Kakanwil Perbendaharaan Kalsel Syafriadi, sebagai upaya konkrit dalam pemberdayaan UMKM.

“Dari data yang kami peroleh dari Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 60 juta pengusaha UMKM yang ada di Indonesia dan itu menunjukkan lebih dari 99 persen usaha-usaha yang ada di Indonesia ini dilakukan oleh Pelaku-pelaku UMKM,” ungkap Syafriadi, usai Media Breifing Perkembangan Realisasi APBN Regional Kalimantan Selatan April 2023 di Aula Kanwil Perbendaharaan Kalsel, Selasa (23/5/2023) siang.

Dikatakan, bila terus bisa mendorong UMKM tumbuh dan berkembang, itu artinya sama membantu seluruh upaya-upaya untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan juga kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebagai salah satu Program Pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat, di tahun ini juga terus dilakukan,” tegas Syafriadi.

Dijelaskan, untuk di Indonesia lebih dari 400 triliyun rupiah sudah dialokasikan untuk pemberdayaan UMKM di KUR ini. Sementara di Kalsel di tahun ini dialokasikan kuotanya kurang lebih ada sekitar 6,5 triliyun rupiah di tahun 2023 ini.

 

Katanya, sampai bulan April 2023 baru sekitar 1 triliyun lebih atau hamper 2 triliyun rupiah yang disalurkan. Sehingga masih ada ruang bagi semua calon debitur di Kalsel yang masuk dalam kriteria untuk bisa memenuhi persyaratan penerima KUR, bisa mengajukan kepada Bank-bank penyalur KUR. Juga kepada Bank-bank penyalur KUR diharapkan bisa untuk melakukan akselarasi untuk mencari calon-calon Debitur baru KUR di kalsel, supaya bisa secara konkrit membangun pemberdayaan masyarakat, khususnya pemberdayaan UMKM di Kalsel. Diharapkan, secara nyata bisa membantu pertumbuhan perekonomian kemampuan daya beli masyarakat dan juga kesejahteraan masyarakat yang ada di Kalsel. Apalagi ruangnya masih ada sampai akhir tahun 2023 dan ruang kuota masih ada sekitar 4 triliyun rupiah lebih. Sehingga diharapkan bisa membantu pemberdayaan UMKM khususnya para calon Debitur KUR yang ada di Kalsel.

READ  Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda

berita terkait

Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda
Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat
Bukber Ramadhan 1447 H, SOKSI Banjarmasin dan Golkar Eratkan Ukhuwah di YN’S Center
Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas
Banser Kalsel Perkuat Sinergi dengan Polda, Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden
Touring Penuh Makna, KERABAT Jelajahi Wisata Banua Sambil Perkuat Konsolidasi
Hari Pers Nasional ke-80, KERABAT Kalsel Tekankan Etika di Era Digital
Viral RTH Cahaya Bumi Selamat, KMPB Sebut Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah

berita terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:47 WITA

Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:13 WITA

Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:44 WITA

Bukber Ramadhan 1447 H, SOKSI Banjarmasin dan Golkar Eratkan Ukhuwah di YN’S Center

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:39 WITA

Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas

Senin, 16 Februari 2026 - 15:01 WITA

Banser Kalsel Perkuat Sinergi dengan Polda, Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 12:44 WITA

Hari Pers Nasional ke-80, KERABAT Kalsel Tekankan Etika di Era Digital

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:31 WITA

Viral RTH Cahaya Bumi Selamat, KMPB Sebut Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:24 WITA

Babak Kalsel Desak Kejati Usut Dugaan Pelanggaran AMDAL Pemicu Banjir Alalak Padang

berita terbaru