Ahli Waris Brata Ruswanda Unggul di PN Pangkalan Bun, Kuasa Hukum: “Pemkab Jangan Main Narasi Duka”

- Reporter

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALAN BUN – Kuasa hukum ahli waris Brata Ruswanda, Poltak Silitonga, resmi mengambil salinan putusan sengketa lahan melawan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun, Senin (25/8/2025). Dalam putusan itu, majelis hakim memenangkan ahli waris Brata Ruswanda.

Poltak mengapresiasi sikap majelis hakim yang menurutnya telah berdiri di atas kebenaran, meski pihak tergugat adalah pemerintah daerah hingga Gubernur.
“Awalnya saya sempat khawatir karena yang kita hadapi adalah Bupati, Gubernur, bahkan pejabat tinggi. Tapi hakim tetap tegak pada kebenaran. Itu bukti integritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, bukti-bukti yang diajukan pihaknya terbukti sahih, sementara dokumen Pemkab Kobar dinilai bermasalah. Salah satunya SK Gubernur tahun 1974 yang menurutnya janggal.
“SK itu diketik komputer, padahal tahun 1974 belum ada komputer. Nomenklatur pun salah, dan hanya fotokopi, bukan asli. Wajar hakim menolaknya,” tegas Poltak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum ahli waris ini juga menyesalkan pernyataan Wakil Bupati Kobar yang menyebut “Kobar berduka” atas putusan pengadilan.
“Itu bukan pernyataan bijak seorang pemimpin. Kalau tidak puas, silakan banding, bukan membuat narasi provokatif yang bisa memicu kegaduhan,” katanya.

Poltak juga mengingatkan DPRD Kobar agar tidak sekadar membela bupati.
“DPRD bilang mewakili masyarakat, tapi faktanya justru lebih condong mengakomodir kepentingan bupati. Kalau mau, panggil kami dalam RDP, biar jelas siapa yang benar,” tantangnya.

Ia menegaskan, tanah di Jalan Padat Karya, Kampung Baru, sah milik Brata Ruswanda.
“Kalau benar kami merampas tanah negara, pasti sudah ditangkap polisi. Faktanya, bukti kami sah, dan hakim sudah memutus sesuai kebenaran,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Poltak meminta semua pihak menghormati putusan hukum.
“Kalau Pemkab mau banding silakan, itu hak hukum. Tapi jangan menyudutkan PN Pangkalan Bun. Kami percaya, di tingkat selanjutnya hakim tetap akan berpihak pada kebenaran,” pungkasnya.

berita terkait

Di Hari Kemenangan, KERABAT Kalsel Doakan Kepemimpinan H. Muhidin Penuh Berkah
Lampu Merah Bukan Tempat Mencari Nafkah: Satpol PP Bertindak, Dinsos Disorot
Bersama Aktivis, Insan Pers dan APH, BABAK Kalsel Gaungkan Kepastian Hukum di Momentum Ramadan
Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda
Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat
Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas
Banser Kalsel Perkuat Sinergi dengan Polda, Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden
Touring Penuh Makna, KERABAT Jelajahi Wisata Banua Sambil Perkuat Konsolidasi
Tag :

berita terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:01 WITA

Di Hari Kemenangan, KERABAT Kalsel Doakan Kepemimpinan H. Muhidin Penuh Berkah

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:07 WITA

Lampu Merah Bukan Tempat Mencari Nafkah: Satpol PP Bertindak, Dinsos Disorot

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:14 WITA

Bersama Aktivis, Insan Pers dan APH, BABAK Kalsel Gaungkan Kepastian Hukum di Momentum Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:47 WITA

Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:13 WITA

Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:39 WITA

Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas

Senin, 16 Februari 2026 - 15:01 WITA

Banser Kalsel Perkuat Sinergi dengan Polda, Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:16 WITA

Touring Penuh Makna, KERABAT Jelajahi Wisata Banua Sambil Perkuat Konsolidasi

berita terbaru