Musabaqah Qira’atil Kutub ke-VIII Tanah Laut Resmi Ditutup, Pesantren Darussalim Raih Juara Umum

- Reporter

Minggu, 12 Oktober 2025 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terbitkalimantan.com, TANAH LAUT – Gelaran Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-VIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut yang berlangsung di Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari resmi ditutup pada Minggu (12/10/2025).

Kegiatan yang digelar sejak 10 hingga 12 Oktober 2025 itu berlangsung sukses dan meriah, diikuti sejumlah pondok pesantren dari berbagai kecamatan di Tanah Laut.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tanah Laut sekaligus ketua pelaksana, Ustaz Arif Rahman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga ke depan peserta MQK lebih banyak, lebih meriah, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Ustaz Arif.

Ia berharap ajang ini mampu melahirkan santri dan santriwati yang semakin mendalami ilmu agama, terutama dalam memahami kitab turats atau kitab kuning.

Menurutnya, MQK bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah untuk memotivasi para santri agar lebih semangat dan serius menuntut ilmu agama.

“Tujuan lomba ini untuk memotivasi para santri agar lebih giat, maksimal, dan serius dalam belajar, sehingga benar-benar mencapai derajat alim, yakni orang yang paham agama serta mampu membaca dan memahami kitab kuning,” jelasnya.

Ustaz Arif juga menegaskan, seluruh peserta sejatinya adalah pemenang karena telah menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam mengikuti lomba. Ia berharap pelaksanaan MQK berikutnya bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, termasuk dalam hal dukungan anggaran.

“Seperti halnya MTQ, keberkahan dari pelaksanaan MQK juga akan dirasakan masyarakat Tanah Laut. Mudah-mudahan pemerintah daerah dapat memberi perhatian lebih agar tahun depan bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Adapun hasil 10 besar pondok pesantren peraih juara MQK ke-VIII Kabupaten Tanah Laut 2025, yakni:

1. Juara 1: PP Darussalim

READ  Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda

2. Juara 2: Sirajul Huda

3. Juara 3: Asy-Syuhada

4. Juara 4: Nurul Muhibbin

5. Juara 5: Rubath Nurussa’adah

6. Juara 6: Miftahul Ulum Sumber Jaya (Kintap)

7. Juara 7: Ubudiyah

8. Juara 8: Miftahul Ulum Batu Mulya (Panyipatan)

9. Juara 9: Raudhatul Amin

10. Juara 10: Al Muttaqin

(DR)

berita terkait

Bersama Aktivis, Insan Pers dan APH, BABAK Kalsel Gaungkan Kepastian Hukum di Momentum Ramadan
Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda
Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat
Bukber Ramadhan 1447 H, SOKSI Banjarmasin dan Golkar Eratkan Ukhuwah di YN’S Center
Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas
Banser Kalsel Perkuat Sinergi dengan Polda, Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden
Touring Penuh Makna, KERABAT Jelajahi Wisata Banua Sambil Perkuat Konsolidasi
Hari Pers Nasional ke-80, KERABAT Kalsel Tekankan Etika di Era Digital

berita terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:14 WITA

Bersama Aktivis, Insan Pers dan APH, BABAK Kalsel Gaungkan Kepastian Hukum di Momentum Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:47 WITA

Ngeyel Saat Ditertibkan, Penjual Tisu di Flyover Gatsu Tantang Petugas Baca Perda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:13 WITA

Ramadan Penuh Berkah, KERABAT Kalsel Ingatkan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Umat

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:44 WITA

Bukber Ramadhan 1447 H, SOKSI Banjarmasin dan Golkar Eratkan Ukhuwah di YN’S Center

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:39 WITA

Kasus Kredit Bermasalah Rp4,7 Miliar, Upaya Bantahan Eks Mantri BRI Kandas

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:16 WITA

Touring Penuh Makna, KERABAT Jelajahi Wisata Banua Sambil Perkuat Konsolidasi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:44 WITA

Hari Pers Nasional ke-80, KERABAT Kalsel Tekankan Etika di Era Digital

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:31 WITA

Viral RTH Cahaya Bumi Selamat, KMPB Sebut Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah

berita terbaru