Viral RTH Cahaya Bumi Selamat, KMPB Sebut Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah

- Reporter

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terbitkalimantan.com, BANJAR – Viralnya proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat di media sosial menuai perhatian luas. Ketua Kelompok Masyarakat Pemerhati Banua (KMPB) Kalimantan Selatan, Bahauddin, menilai fenomena tersebut sebagai sinyal kuat kekecewaan publik terhadap pengelolaan proyek berskala besar yang dibiayai uang negara, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, ramainya perbincangan publik bukan sekadar isu viral semata, melainkan bentuk akumulasi keresahan masyarakat atas kualitas pekerjaan, transparansi pelaksanaan, hingga ketepatan waktu penyelesaian proyek.

“Viralnya proyek RTH Cahaya Bumi Selamat adalah alarm keras bagi pemerintah daerah. Ini menandakan adanya kekecewaan publik terhadap kualitas, transparansi, serta manajemen proyek yang dinilai tidak sesuai harapan masyarakat,” tegas Ketua KMPB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan, RTH merupakan fasilitas publik strategis yang seharusnya memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun estetika kota. Namun jika pengelolaannya menimbulkan polemik, maka tujuan utama pembangunan justru berpotensi melenceng.

Karena itu, KMPB mendesak pemerintah daerah beserta dinas teknis terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Penjelasan yang utuh dan berbasis data dinilai penting agar ruang spekulasi tidak semakin melebar di tengah masyarakat.

“Kami meminta evaluasi menyeluruh dilakukan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan proyek. Jika ditemukan indikasi kelalaian atau pelanggaran, maka harus ada langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua KMPB menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan kunci menjaga kepercayaan publik. Ia mengingatkan agar proyek yang dibiayai dari uang rakyat tidak justru mencederai rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pemerintah harus hadir, tidak boleh diam. Jawab kegelisahan publik secara jujur dan transparan. Jangan sampai proyek publik justru menjadi simbol kekecewaan masyarakat,” tandasnya.

Tak hanya itu, KMPB juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bersikap proaktif. Menurutnya, penyelidikan harus dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan guna memastikan tidak ada unsur pembiaran ataupun praktik negosiasi di balik layar.

“APH jangan tinggal diam. Lakukan penyelidikan secara profesional dan terbuka. Jangan sampai muncul kesan pembiaran atau kompromi di bawah meja,” pungkasnya. (tk)

berita terkait

Babak Kalsel Desak Kejati Usut Dugaan Pelanggaran AMDAL Pemicu Banjir Alalak Padang
Resepsi Amelia Syifa–Putra Indriadi, Air Mata Bahagia dan Doa Mengiringi Awal Rumah Tangga
Resmi Pimpin Mawil DAB Kalsel, Gusti Mona Herliany Gaungkan “Satu Adat, Satu Hati, Satu Banua”
AI Mulai Mengubah Wajah SDM di Banjarmasin, Efisiensi Naik tapi Tantangan Tak Terelakkan
Di Balik Isu Sumbangan Sukarela SMKN 5 Banjarmasin: Fakta, Regulasi, dan Prestasi
HAKORDIA 2025: ARM Dorong Pengawasan Publik, Transparansi, dan Aksi Nyata Anti-Korupsi
Kemenangan di Pengadilan Tinggi, Kejari Tala Disebut Garda Terdepan Penjaga Aset Negara
Dorong SDM Keagamaan, H. Zainul Abidin Puji Program Beasiswa Santri Tanah Laut
Tag :

berita terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:31 WITA

Viral RTH Cahaya Bumi Selamat, KMPB Sebut Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:24 WITA

Babak Kalsel Desak Kejati Usut Dugaan Pelanggaran AMDAL Pemicu Banjir Alalak Padang

Senin, 22 Desember 2025 - 23:29 WITA

Resepsi Amelia Syifa–Putra Indriadi, Air Mata Bahagia dan Doa Mengiringi Awal Rumah Tangga

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:35 WITA

Resmi Pimpin Mawil DAB Kalsel, Gusti Mona Herliany Gaungkan “Satu Adat, Satu Hati, Satu Banua”

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:23 WITA

AI Mulai Mengubah Wajah SDM di Banjarmasin, Efisiensi Naik tapi Tantangan Tak Terelakkan

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:52 WITA

HAKORDIA 2025: ARM Dorong Pengawasan Publik, Transparansi, dan Aksi Nyata Anti-Korupsi

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:56 WITA

Kemenangan di Pengadilan Tinggi, Kejari Tala Disebut Garda Terdepan Penjaga Aset Negara

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:44 WITA

Dorong SDM Keagamaan, H. Zainul Abidin Puji Program Beasiswa Santri Tanah Laut

berita terbaru