Terbitkalimantan.com, BANJARBARU – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus membangun komitmen bersama antar elemen masyarakat. Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat sipil hingga aparat penegak hukum.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mursyid Al Azhar Banjarbaru, Jalan Palam Raya, Guntung Manggis, Jumat (13/3/2026), dihadiri puluhan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan media cetak dan online, tokoh masyarakat, tokoh agama serta aparat penegak hukum (APH).
Acara tersebut mengusung tema “Sinergi untuk Negeri: Kepastian Hukum Merupakan Fondasi Utama dalam Membangun Negeri.” Tema ini menjadi pesan utama bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada kuatnya penegakan hukum yang adil dan transparan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana hangat terlihat sejak awal acara. Para tamu yang hadir tampak berdiskusi santai, bertukar gagasan, hingga memperkuat jejaring komunikasi lintas sektor yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang sehat di Banua.
Dalam sambutannya, H. Mawardi menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan antar berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang ibadah spiritual, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara LSM, insan pers, tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga kehidupan sosial yang lebih adil dan harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BABAK Kalimantan Selatan, Bahrudin, melalui Dr. Humayni, SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda buka puasa bersama, melainkan ruang dialog untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya integritas dan keadilan.
Menurutnya, kepastian hukum menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap negara.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara LSM, insan pers, tokoh masyarakat hingga aparat penegak hukum. Semua pihak memiliki tanggung jawab menjaga nilai keadilan dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya.
Ia menilai bahwa tanpa penegakan hukum yang tegas dan transparan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara bisa melemah.
“Kepastian hukum adalah fondasi utama dalam membangun negeri. Karena itu, kolaborasi antara masyarakat sipil, pers dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Humayni juga menyoroti peran strategis media dalam menjaga transparansi serta menyampaikan informasi yang objektif kepada publik.
“Pers merupakan mitra penting dalam menjaga demokrasi. Melalui pemberitaan yang berimbang dan objektif, media dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan proses penegakan hukum,” tambahnya.
Selain diskusi dan silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan Ustadz Ahmad Basuny. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai kejujuran, keadilan serta memperkuat moralitas dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kejujuran, amanah dan keadilan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dalam kehidupan sosial maupun dalam menjalankan amanah publik,” pesannya.
Setelah berbuka puasa bersama dan shalat Magrib, panitia juga menyerahkan bingkisan paket Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antar peserta yang hadir.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban.
Melalui kegiatan ini, BABAK Kalsel berharap hubungan antara LSM, media, tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum dapat terus terjalin kuat dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih adil, transparan dan bermartabat.
“Silaturahmi ini semoga tidak berhenti di sini. Harapan kami, kebersamaan ini berlanjut dalam kerja nyata untuk menjaga keadilan dan memperkuat kepastian hukum di Banua,” pungkas Humayni. (tk)







